Khasiat Tahu dan Tempe :
http://pusatherbal.cjb.net
Sekarang ini tempe dan tahu menjadi barang mahal. Sebab, kebanyakan orang sudah memahami bahwa kandungan serat serta zat-zat yang ada di dalamnya bermanfaat bagi tubuh.
Penelitian di Amerika terhadap berbagai produk kedelai seperti tahu dan tempe membuktikan kenyataan itu. Tempe dan tahu dapat mengurangi kadar kolesterol. Asupan bahan makanan ini dalam waktu 6 minggu sampai 3 bulan ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah sampai 9,3 persen.
Efek protein kedelai memang unik karena merupakan satu-satunya protein yang mengandung senyawa isolavon. Sifat senyawa ini mirip hormon estrogen (hormon reproduksi pada wanita), namun sifatnya lebih lemah. Para ahli berkeyakinan bahwa estrogen mampu mengurangi risiko penyakit jantung.
Konsumsi harian kedelai antara 31-47 gram diyakini mampu menekan kolesterol serum dan kolesterol LDL secara nyata.
Kemampuan protein kedelai untuk menurunkan kolesterol tergantung kadar kolesterol awal seseorang. Namun, pada mereka yang kadar kolesterolnya sudah rendah (di bawah 250 mg/dl), konsumsi protein kedelai hampir tidak ada pengaruhnya.
Penurunan kadar kolesterol dilihat mencolok pada mereka yang kadar kolesterolnya berkisar antara 250-330 mg/dl. Pemberian protein kedelai mampu menurunkan kolesterol tersebut sebanyak 7,4 persen. Bahkan, pada mereka yang kadar kolesterolnya lebih tinggi lagi, angka penurunannya bisa mencapai 19,6 persen.
Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi tempe secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah. Selain itu, tempe juga mengandung antioksidan yang dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL darah manusia, sehingga dapat menghambat infiltrasi lemak atau LDL teroksidasi, ke dalam jaringan pembuluh darah.
Ini dapat mencegah terjadinya penyempitan darah yang memicu timbulnya penyakit jantung koroner. Sumber: Senior
Tidak ada komentar:
Posting Komentar